Robot Angkatan Darat Amerika Bisa Saja Menyelamatkan 122 Nyawa



Seperti kebanyakan komandan Angkatan Darat, Letnan Jenderal Rick Lynch mengatakan bahwa ia membutuhkan lebih banyak pasukan di Irak agar mereka dapat menyelamatkan nyawa prajurit yang berada di bawah komandonya. Walupun tidak seperti kebanyakan komandan lainnya, Lynch tidak menuntut prajurit dengan daging dan darah alias manusia, melainkan robot baja.

Letnan Jenderal Rick Lynch kehilangan 155 orang dalam pertempuran. 122 mungkin akan hidup, kalau saja AS mau mengirimkan robot dalam jumlah besar. "80 persen dari para prajurit tidak harus mati," katanya dalam sebuah konferensi 'Association for Unmanned Vehicle Systems International' baru-baru ini.

Keprihatinan Lynch memiliki pengalaman tempur baik memimpin Angkatan Darat Divisi Infanteri Ketiga di Irak, dan pengalaman akademis serta meraih gelar Magister dalam robotika dari MIT.

Dengan pernyataan serupa yang ia dibuat pada Agustus, bahwa dengan menggunakan robot perang dapat menurunkan korban sebagai akibat dari IEDs, dan bahwa robot infantri dapat  menggantikan manusia dalam misi pengintaian yang berbahaya.

Beberapa robot infanteri memang telah dikerahkan ke Irak, tapi Angkatan Darat sangat membatasi penggunaannya atas pertimbangan keamanan. Tapi Lynch berpendapat bahwa tingkat teknologi saat ini sudah cukup maju untuk mengatasi masalah dengan robot agar tidak menembak orang yang salah.

Ilmuwan Menciptakan Matahari


Tidak jauh dari Côte d'Azur di bagian selatan Perancis, sebuah tim peneliti internasional membangun sebuah mesin untuk menciptakan matahari. Mesin ini akan menggunakan puluhan ribu ton baja dan beton, ditambah bahan-bahan seperti berilium, niobium, titanium dan tungsten serta nitrogen cair dan helium. Dan tak lupa juga pasokan kelapa dari indonesia. Mesin ini kemudian dinamakan ITER (International Thermonuclear Experimental Reactor). Ketika selesai pada tahun 2018, reaktor akan digabung bersama dua isotop hidrogen untuk melepaskan sejumlah besar energi. Secara teori akan menghasilkan listrik tanpa emisi karbon dan limbah radioaktif yang jauh lebih sedikit dari reaktor fisi nuklir.

Mesin ini menggunakan prinsip fusi. Konsep fusi nuklir memang sederhana, yaitu menggabungkan 2 inti atom menjadi satu seperti pada bom hidrogen, kebalikan dari fisi yang memecah inti atom seperti pada bom atom, tapi pada kenyataannya untuk melakukannya sangat sulit. Ini dikarenakan 2 inti atom sama-sama bermuatan positif sehingga keduanya saling tolak-menolak, dan memaksanya untuk bergabung menjadi satu adalah hampir mustahil kecuali dengan menggunakan suhu yang sangat tinggi sehingga inti mempunyai cukup energi untuk bergabung.

Dan itulah yang terjadi pada matahari. Di sana panas dihasilkan dari fusi inti hidrogen. Panas dari fusi ini digunakan lagi untuk memicu reaksi fusi berikutnya, semacam reaksi berantai sehingga suhu pada inti matahari mencapai 15 juta Kelvin.

Pada mesin ITER ini menggunakan isotop yang lebih berat yaitu deuterium dan tritium, sedikit lebih mudah untuk dibakar (Baca: digabungkan) daripada hidrogen. Fusi ini akan menghasilkan 10x suhu inti matahari. Bahan bangunan biasa tidak akan mampu menampung plasma elektron dan inti atom yang memiliki panas sedemikian tinggi, sehingga digunakan tempat/wadah yang terbuat dari medan magnet. Untuk membuat wadah magnetik, ITER akan menggunakan gulungan kawat superkonduktor niobium-aloy dengan berat total 10.000 ton dan didinginkan dengan helium cair.



ITER mengikuti desain dari beberapa eksperimen reaktor kecil di mana fisikawan telah mencapai suhu yang diperlukan untuk fusion. Bahan bakar nuklir ditampung di dalam reaktor berbentuk cincin yang disebut tokamak. Medan magnet diluar cincin ITER menghasilkan medan berputar untuk menjaga plasma yang super panas tetap berada di tempatnya. Sedangkan diluar wadah magnetik terdapat sebuah ruang vacum/hampa yang membatasi bagian dalam ITER dimana terdapat plasma yang sangat panas dengan bagian luarnya.



Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara kerja mesin ITER ini, silahkan baca disini atau disini

Film Star Trek Hadir Dalam Sebuah Flash Disk 4GB



Pasti sudah pernah liat film Star Trek. Sekarang kamu dapat menonton film nya dengan sebuah flash disk 4GB yang berisi file film Star Trek terbaru tahun 2009. Flash Disk yang berbentuk lencana seperti di film nya ini memang cocok buat kalian para penggemar Star Trek.

Film pada drive ini dengan format DIVX dilengkapi fitur DRM untuk mencegah pembajakan, jadi kamu gak bisa asal copy-paste film didalamnya ke dalam flash disk lain. Tapi tenang aja, kamu tetap bisa meng-copy file nya yang sebesar kurang lebih 1GB pada hingga 5 komputer yang telah teregistrasi untuk memutar film ini lalu kamu dapat mem-burning nya kedalam DVD. Kalo gitu tetep aja bisa dibajak meski caranya gak semudah copas. Harganya £17.99 atau sekitar Rp. 290.000 memang cukup mahal untuk hanya bisa nonton film Star Trek. Tapi buat penggemar film ini harga segitu saya rasa gak jadi masalah. Kalo pengen beli pesan aja di situs ini

Google Chrome Kini Tersedia Untuk Mac


CEO Google, Eric Schmidt mengatakan Chrome untuk Mac akan rilis dalam beberapa bulan lagi, tapi jika kamu tidak sabar dan ingin segera mencobanya, kamu dapat menggunakan versi awal.

Google mengingatkan bahwa rilis terbaru masih belum memiliki fitur privasi tertentu, dan tidak sesuai bagi pengguna pada umumnya. Cukup adil jika mereka berkata demikian, tapi jika kamu hanya ingin mencoba dan bagaimana antarmuka (tampilan) dan sensasi kecepatannya, silahkan coba buka "HULU" dan kamu bisa menonton video tanpa crash (meskipun Anda mungkin akan melihat beberapa kesalahan gambar jika melibatkan Flash).

Kamu juga dapat mencoba nightly builds of Chromium (bagian chrome versi open source). Tapi jangan mengeluh jika mendapati begitu banyak bug didalamnya.

Direct Download (DMG file)